
Saat iNews.id menyambangi kediamannya, Mbah Sariyo tengah duduk sendirian di teras rumah. Wajahnya yang berkerut, tengah asyik melihat anak-anak kecil bermain.
Sesekali, pemilik nama lengkap Ngatiah ini tertawa lepas melihat kepolosan anak-anak kecil bermain. Tawa Ngatiah terhenti saat melihat kedatangan iNews.id. "Monggo pinarak (silahkan duduk)," kata Ngatiah mengawali pembicaraan dengan menggunakan Bahasa Jawa, Rabu (24/2/2021).
Sejenak ia nampak bingung, namun langsung memahami setelah dijelaskan. Ngatiah begitu lancar menceritakan kembali apa yang dialaminya dua minggu lalu.Kala itu, dirinya berjualan seperti biasa ketika sebuah mobil berwarna hitam berhenti di depannya.
"Saya kaget waktu lagi jualan, tahu-tahu ada mobil bagus banget berhenti di depan saya. Terus turun laki-laki dan perempuan menghampiri," ujarnya.
Kedua orang tak dikenalnya ini lalu memberi amplop berukuran besar. Dirinya sempat bingung. Mereka lalu menjelaskan bahwa amplop untuk modal usaha. Keduanya meminta agar Ngatiah tidak membuka sebelum keduanya pergi.
"Saya sempat bertanya kenapa harus menunggu pergi. Mereka bilang takut pedagang lainnya tahu, akan saling berebut minta modal,"ujar Ngatiah.
Dia lalu menuruti apa yang mereka ucapkan. Setelah keduanya berlalu, Ngatiah membuka amplop yang diberikan. "Sewaktu saya buka, isinya potongan koran semua," jelas Ngatiah.
Artikel ini telah tayang di yogya.inews.id dengan judul " Miris, Nenek Ini Diberi Amplop Isi Potongan Kertas oleh Dua Orang Tak Dikenal "